Limbah Batubara, Linbah B3!

Kebanyakkan pusat pembangkit listrik bertenaga air selalu menggunakan Boiler untuk meng create uap/steam yang digunakan untuk menjalankan Steam Turbine Generator.

Dan limbah hasil pembakaran di furnance Boiler adalah ash batubara yang musti ditangani dengan serius karena disitu terkandung kandungan logam berat yang berbahaya bagi lingkungan hidup kita.

Berdasarkan peraturan pemerintah kita, :

Penanganan limbah Bottom Ash batubara.
Limbah batubara berdasarkan PPRI No.18 th 1991 dengan kode limbah 223 dinyatakan ” Daftar limbah dengan kode 223 (sisa pembakaran batubara baik Fly Ash maupun Bottom Ash) dapat dinyatakan sebagai limbah B3 setelah dilakukan uji toxicity characteristic leacing Procedure (TCLP) dan uji karakteristik” Limbah batubara sebelum dilakukan uji laboratorium tetap dianggap sebagai limbah B3 (informasi Bapedalda) Langkah dalam penanganan debu batubara (Bottom Ash) sbb:

  • Lakukan analisa bottom ash tersebut terutama logam berat sep :P b, Hg, As, Cr dsb (analisa dilakukan oleh Lab yang sudah terakreditasi )
  • Berdasarkan data analisa lab. tsb KLH akan menilai apakah Limbah tersebut termasuk B3 atau tidak.
  • Ajukan izin penyimpanan dan pemanfaatan limbah tsb yang direkomendasikan KLH

~ by go2alam on July 6, 2008.

19 Responses to “Limbah Batubara, Linbah B3!”

  1. Definisi limbah B3 berdasarkan BAPEDAL (1995) ialah setiap bahan sisa (limbah) suatu kegiatan proses produksi yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) karena sifat (toxicity, flammability, reactivity, dan corrosivity) serta konsentrasi atau jumlahnya yang baik secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak, mencemarkan lingkungan, atau membahayakan kesehatan manusia.

  2. Terimakasih mas ari, jadi lebih jelas ogut nya :D
    Keep in touch yah :-)

  3. ini ad tentang apa itu limbah b3 dan mcm2 limbah3

  4. mas..yang mengambil sampel untuk uji lab ash analisis harus instansi yang berwenang ato bisa kita yang ambil?

  5. mas akhmad yudi, sample bisa kita sendiri yang ambil kemudian di sampaikan ke instansi yang berwenang untuk di analisa.
    demikian mas, wassalam.

  6. ada gak cara buat treatment limbah batubara tsb khususny buat abu nya

  7. boleh ndagh limbah batu bara3 untuk camputran pembuatan batako thank

  8. Saya ingin memanfaatkan limbah batubara menjadi Batako atau Pavingblock, hal-hal apa saja yang harus saya lakukan. Terima kasih

  9. Salam kenal dari Jepang, Saya ingin tahu acuan/referensi tentang pengukuran konsentrasi debu di tamgang.
    Di manakah saya bisa mencari bahan pelajarannya?
    Mohon masukannya dari Anda semuanya. Untuk itu, saya haturkan terima kasih sebelumnya. Salam hangat dari negeri matahari terbit.

  10. bottom ash bisa digunakan untuk campuran pembuatan batako atau untuk campuran di concrete dengan catatan bottom ash tersebut tidak masuk dalam kategori B3.
    kalau fly ash juga begitu :)

  11. itukan boiler kami pak Iyan.

  12. hehehe, mas yan, masih di lampung kah ?
    kagak bosen disana ???
    kesini aja mas, saya butuh project engineer neh, kalo tertarik call me!

  13. mas..dikampung saya limbah batu bara itu dipakai untuk menutupi jalan yang rusak, kira2 aman gak yah buat lingkingan..

  14. ditutup bagaimana mas ???
    dicampur dengan semen ???? untuk betonan jalan ???
    atau hanya untuk nyumpal saja ???

    kalau b3 nya masih dalam range toleransi gak papa, tapi klo over, lebih baik jangan pak, cek dulu ke lab.

  15. adakah kegunaan dari limbah batubara???
    jika ada apakah manfaat dan kegunaannya,bagi kehidupan manusia?????????

  16. Mohon maaf, mau ikut sedikit komentar.
    Masalah limbah menurut saya adalah masalah komitment…
    Artinya, komitment dari instansi yang menghasilkan limbah, apakah benar2 secara sadar mau menangani sampai tuntas, atau hanya karena tuntutan peraturan pemerintah dan ditangani “seadanya” saja..
    Karena masalah limbah adalah masalah cost dan tidak profitable.

    Inovasi secara terus menerus oleh instansi yang menangani limbah untuk menghasilkan proses penanganan limbah sampai tuntas untuk menghasilkan biaya murah terus dilakukan. Dalam hal ini hendaknya kerjasama antara instansi pengasil limbah dan yang menangani limbah harus saling bekerja sama dan terbuka… perlu waktu memang, tapi asalkan konsisten pasti semua bisa tertangani..

    Tidak ada suatu limbahpun yang tidak bisa diatasi..

    Terima kasih.

  17. selama ini banyak teman yg menanyakan kenapa sih fly ash da bottom ash dikategorikan sebagai llimbah B3?apa hanya karena sifat fly ash yang mudah terbang dan membahayakan pernapasan dan mudah terbakar, apakah ada sebab lain?tlg diperjelas lg dong mas ari,trims.

  18. untuk pemanfaatan apakah ada alat yang bisa mereduksi konsentrasi limbah? jk ya nama alat tsb apa brp % reduksinya? jk tidak fly ash hanya bisa timbun landfill saja? ataukah ada yang lain jika ada kandungan limbah B3?? tlg balasannya…thx…

    • Fly ash/bottom ash yang dihasilkan oleh fluidized bed system berukuran 100-200 mesh (1 mesh = 1 lubang/inch2). Ukuran ini relative kecil dan ringan, sedangkan bottom ash berukuran 20-50 mesh. Secara umum ukuran fly ash/bottom ash dapat langsung dimanfaatkan di pabrik semen sebagai substitusi batuan trass dengan memasukkannya pada cement mill menggunakan udara tekan (pneumatic system). Disamping dimanfaatkan di industri semen, fly/bottom ash dapat juga dimanfaatkan menjadi campuran asphalt (ready mix), campuran beton (concerete) dan dicetak menjadi paving block/batako. Dari suatu penelitian empiric untuk campuran batako, komposisi yang baik adalah sbb :

      Kapur : 40%
      Fly ash : 10%
      Pasir : 40%
      Semen : 10%

      Persoalan lingkungan muncul dari bottom ash yang menggunakan fixed bed atau grate system. Bentuknya berupa bongkahan-bongkahan besar. Seperti yang telah disinggung di atas bahwa bottom ash ini masih mengandung fixed carbon (catatan : fixed carbon dalam batubara dengan nilai kalori 6500-6800 kkal/kg sekitar 41-42%). Jika bottom ash ini langsung dibuang ke lingkungan maka lambat laun akan terbentuk gas Metana (CH4) yang sewaktu-waktu dapat terbakar atau meledak dengan sendirinya ( self burning dan self exploding). Di sisi yang lain, jika akan dimanfaatkan di pabrik semen maka akan merubah desain feeder, sehingga pabrik semen tidak tertarik untuk memanfaatkan bottom ash tsb.

Leave a Reply