Water Injection – VW Beetle Th 1964
Pemasangan water injection pada vw beetle sangat mudah, karena pada leher angsa dari carburetor mesin vw ternyata telah tersedia port inlet nya.
Setelah pemasangan wai pada beetle saya, langkah berikutnya adalah mencoba kendaraan antik tersebut melakukan perjalanan dari kota serang, banten menuju kotabumi, lampung utara. Perjalanan tersebut memakan waktu 10 jam perjalanan (2.5 jam bertengger di kapal ferry).
Selama perjalanan tidak diketemukan permasalahan yang berarti, secara over all, semuanya lancar-lancar saja. Nah, ternyata pemakaian premium si kodok antik ini sangat irit. Perjalanan yang cukup jauh tersebut, hanya membutuhkan duit 100 rebu rupiah saja atau sama dengan 16.5 liter bensin/premium. Murah banget, padahal kodok merah antik punya saya ini berkapasitas mesin 1800 cc. Penumpang pada saat berangkat ada 4 orang (saya sendiri, om, ibu mertua dan pembantu).
Bener-bener selama perjalanan kita layaknya bersafari nde, sepanjang jalan, kenyang dapat ancungan jempol dari mobil mau pun motor yang se arah mau pun yang berpapasan
mungkin karena kodok antik saya bentuk nya memang imut
Berikut beberapa foto pemasangan water injection pada vw beetle milik saya :






ini buat apa ya? pendingin air gitu kah ?
bukan mas, itu untuk nambah tenaga di mesin mobil/motor sekaligus mengiritkan konsumsi bahan bakar (bensin/premium)
getoooo