Water Injection di Mercy 280 1975

Sudah lama ingin pasang “water injection” system ini di mobil tua punya saya, hingga pada akhirnya mesin original dari si tua ini rusak karena over heated.

Memperbaiki mobil yang telah rusak karena over heated, apalagi mobil tua, ternyata biayanya tidaklah murah, oleh karena itu saya ambil keputusan untuk sweep mesin ori 2800 cc dengan mesin baru ex. singapore (mesin 7K Toyota 1800 cc, auto adjusted).

Ternyata borosnya sama dengan mesin ori yang bervolum 2800 cc😦

Jadi yah akhirnya keinginan untuk meng-applikasikan “water injection” harus benar-benar dilaksanakan. Setelah mencari kemana-mana, akhirnya alat-alat tersebut berhasil saya kumpulkan, berikut alat yang dibutuhkan untuk memasang water injection pada mesin mobil kita :

1. Auto relay falcon by rpm.

2. Selenoid vacuum valve.

3. One way valve.

4. Selang air aquarium.

5. Kran air aquarium.

6. Spuyer karburator motor (apa saja).

Okay, sekarang mari kita bicara tentang “Water Injection” itu sendiri.

Water Injection
Ide esensial dari system ini sudah dikembangkan sejak awal dekade abad 20 lalu, yaitu pada tahun 1910, sampai ahir perang dunia ke II banyak mesin pesawat terbang pada saat itu yang menggunakan system ini.
Bagaimana dan kenapa air dapat menambah Horse power (hp) ??? sebenarnya air tidak secara langsung menambah Horse Power mesin anda, lalu bagaimana ??? Air memiliki tingkat ketahanan terhadap panas dibanding dengan bahan bakar premium atau pertamax sekalipun, dimana air memiliki Latent High Of Vaporization yang sangat tinggi yaitu dibutuhkan sekitar 540 kalori per gram untuk dapat merubah air menjadi uap dibandingkan dengan bahan bakar biasa yang hanya cukup dengan 135 kalori untuk menguapkan BBM, ini menjelaskan kenapa air adalah yang terbaik untuk menurunkan temperature pada intake dibanding dengan memberikan lebih banyak BBM, dengan ini kita dapat mensetting timing
pengapian mesin menjadi lebih maju ( Advance) untuk mendapat HP yang lebih besar dan membuat lebih LEAN rasio perbandingan antara udara dengan BBM dimana hal ini dapat lebih mengirit bahan bakar dan meningkatkan power tanpa resiko mesin menjadi terlalu panas(Over Heat).
Water Injection (Wa-i) bekerja dengan cara menurunkan suhu ruang bakar yang tinggi, yaitu akibat udara yang dihisap mesin menjadi dingin karena bercampur dengan kabut air, hal ini bisa sepadan dengan menggunakan bensin beroktan tinggi sekitar angka oktan 113.
Temperatur udara di dalam intake dan ruang bakar ( Commbustion Chamber) yang tinggi dapat menyebabkan miskinnya kandungan udara(Oksigen) yang terdapat didalamnya sehingga dapat menyebabkan campuran yang miskin, detonasi/Engine Knock atau pinging akan terjadi karena campuran udara dan BBM terbakar secara premature atau terbakar tidak tepat dan sempurna. Namun kelemahan sistem ini adalah Water Injection hanya bekerja sempurna pada putaran mesin RPM tinggi atau pada saat karburator sudah terbuka penuh, apabila di putaran bawah atau putaran mesin rendah maka dapat di rasakan ada gejala berebet atau tersendat dan mesin terasa tertahan.

Solusi dari kelemahan water injection,

Karena pada putaran rendah mesin berpotensi untuk berebet/tersendat, maka perlu dipasang “auto relay by rpm” sehingga kita bisa set pada rpm berapa valve pen-supply water ke intake manifold terbuka. Bagusnya auto relay valve di set pada 2000 – 2500 rpm “ON”, sehingga kendaraan pada saat idle tidak di supply water oleh “water injection system”.

Dokumentasi pemasangan “Water Injection System” pada mercy tua saya,

(gambar auto relay ( kotak hitam ) yg di pasang compartment mesin mercy)

Tugas relay ini untuk meng (ON/OFF) selenoid valve sehingga aliran air bisa diatur kapan dibutuhkan oleh combution chamber atau sebaliknya. Pengaturan timing nya ditentukan oleh rotary per ment dari si mesin itu sendiri. Terus, bagaimana auto relay bekerja ? auto relay menerima inputan ber domain ‘voltage’/’ampere’ (saya juga tidak terlalu paham) kemudian dirubah menjadi energi mekanik untuk memutuskan arus pada stekker magneting yang ada di dalam system relay itu sendiri.

( + auto relay connect to + elco dan yang – connect to – elco)

Elco berfungsi memberikan input kepada auto relay untuk menjalankan fungsi ‘ON/OFF’ pada selenoid valve.

(filter bensin sepeda motor saya gunakan untuk filter air)

aliran air dari filter langsung menuju ke vacumm/selenoid valve & control by auto relay “seperti penjelasan diatas” biasanya auto relay di setting ‘ON’ pada 2000 rpm ke atas dan akan mati bila kurang dari itu.

(Selenoid valve (yang nempel pada dinding compartment mesin) dan One way valve)

Selenoid valve berfungsi menerima sinyal dari auto relay kemudian meneruskan sinyal tersebut untuk meng “ON/OFF” kan valve sehingga aliran air bisa diatur sesuai setting. Sedangkan One way valve berfungsi untuk menjaga supaya tidak ada aliran balik dari ruangan “intake manifold”.

(Keran air aquarium & selang yang masuk ke intake manifold)

Keran air ini berfungsi untuk ‘adjusting’ flowrate air yang akan masuk ke combution chamber, disini kita bisa men setting irit/boros nya penggunaan demin/destilasi water yang kita gunakan untuk ‘water injection’.

(Demin/destiled water storage)

Saya letakkan di dalam kocpit mobil bagian depan karena disini suhu air bisa saya jaga supaya tetap dingin (dari pada diletakkan di dalam compartment mesin).

24 thoughts on “Water Injection di Mercy 280 1975

  1. mas bisa bantu g cariin Auto relay,Selenoid vacuum valve,One way valve,dan krannya soalnya saya nyari2 didaerah saya sulit sekali dapetinnya.

  2. Mas Didi,
    Auto Relay banyak ditemukan di bengkel AC mobil, terutama yang specialis dengan sistem AC mobil-mobil lama.

    Selenoid valve dan oneway valve, bisa coba ditanyakan ke bengkel spare part mobil zuzuki carry, pake componentnya booster rem saja.

    Kran bisa ditemui di toko aquarium, terkadang oneway valve juga bisa di temui di toko ini.

    Kemudian untuk ujung selang yang masuk ke port intake manifold, jangan lupa di pasangi needle atau spuyer nya motor supaya air yang masuk bisa mendekati bentuk “uap air”.

    Demikian semoga membantu🙂

  3. Mas, Berapa pencapaian pengiritan dari Bahan Bakar sebelum dan sesudah dipasangakan wa-i ini?

    Jika di pasang di Mobil Diesel (Isuzu Panther) dimana koneksi autorelay dipasang, karena mobil diesel tidak pakai coil.

    Terimakasih mohon pencerahannya.

  4. Untuk mobil diesel, saya recommendasikan untuk menggunakan HHO injection, bukan water injection karena karakter mesin diesel membutuhkan kalor yang lebih tinggi dibanding dengan mesin bensin. Akan terasa lebih irit jauh dan lebih bertenaga bila mas Eddy meng inject kan HHO ke vacumm intake manifold atau di air intake dari mesin diesel punya mas🙂
    Pengiritan akan mencapai minimal 20% hingga 60% tergantung karakter mesin (karena semuanya tergantung dari teknologi mesin yang di modif).
    Selamat mencoba.🙂

  5. Mas Alam, (maap pangilannya apa ya?), thanks advicenya, saya sdh pasang di Mobil Daihatsu Zebra 1300CC saya, yg tadinya knocking parah langsung hilang walaupun masih ada sedikit pada persneling posisi 3. ada pertanyaan yg timbul setelah mengalami sendiri yaitu ;
    1. apakah gejala knocking (nglitik) bisa hilang sama sekali? gimana caranya ya? saya sdh coba stel dari delconya tetap gak bisa tuh.
    2. apakah stelan derasnya air mempengaruhi juga? Bagaimana seharusnya? Apakah pengaruhnya jika kran di buka penuh? kondisi sekarang kira2 derasnya air berjalan di pipa 2-3mm/detik.

    Mohon pencerahannya Mas..:) terima kasih.

  6. Mas eddy, max air yang boleh di masukkan di ruang pembakaran adalah 30%, sedangkan 70% lainya campuran dari premium dan udara. Tetapi apabila pada wa-i dicampurkan dengan alcohol dengan perbandingan 70:30 di wadah air-nya, maka wa-i bisa di injectkan hingga 45%. Dengan penambahan alcohol dan bukaan kran yang lebih besar, dan kondisi per piston maupun pistonnya bagus, maka gejala ngelitik dijamin pasti akan hilang (karena pembakaran pasti akan advance).
    Kalau tidak salah zebra 1600 cc yah ? sekarang dihitung saja pada saat tanpa wa-i, berapa kilometer per liter, misal 10 km/ltr, artinya bila tanpa alcohol, dalam 10 km mas bisa set wa-i mensupply 0.3 ltr, jika di tambah alcohol, bisa di set 0,45 ltr.

    * dengan perbandingan seperti diatas, semestinya mesin tidak akan mengalami kegagalan, tapi akan menjadi semakin irit plus bertenaga. selamat mencoba🙂

  7. Pak Boss…

    Saya sudah pasang di mitsu kuda 1600 cc…

    Cuma baru jalan 1 jam aja air 2.5 liter habis… apa konsumsi airnya kebanyakan ya… punya saya memang yg paling sederhana tanpa kran tanpa auto relay sehingga idle pun nyedotnya cukup kenceng.. kira-kira seharusnya per jam konsumsinya berapa boss…

    Kalau daerah bekasi nyari auto relay falcon ada info ga’ boss..

    Regards

  8. Jangan jarum suntik mas, sering mampet. Lebih baik pakai spuyer nya motor. Nah, kalau cari relay falcon, bilang saja sama bengkel spare part mobil, “saya cari relay falcon pengatur gas” mereka pasti tahu, kalau selenoid valve, di tukang AC buanyak, mulai dari yang murah ampe yang mahal.

  9. Kang Alam, Konklusi terakhir setelah 1 bulan terpasang, dari tenaga dan suara mesin sdh jelas ada perubahan yg signifikan tetapi dari segi pengiritan BBM gak terlalu banyak perubahannya, apa karena mobil espass saya cuman buat anter anak sekolah jarak dekat dan gak pernah jalan di Tol kali ya..

    Tetapi yang membuat saya surprise adalah, pada saat WAI ini saya lepas karena mau dibawa ke bengkel (buat tuneup dan mo ganti timingbelt karena sudah waktunya), gejala knocking sdh hilang dan tenaga masih sama seperti pake Wai. kalo saya berteori apakah benar pada saat belum dipasang wai, mungkin di dalam ruang bakar sudah banyak keraknya dan setelah 1 bulan berjalan kerak2nya jadi terlepas dan ruang bakar menjadi bersih, makanya walaupun wai sudah dilepas, pembakaran jadi lebih baik dari sebelum dipasang Wai. bagaimana menurut Kang Alam?

  10. Kalau kerak akan hilang dengan peng aplikasian water injection, itu betul sekali, karena adanya butiran air yang pecah menjadi steam pada saat pembakaran akan memberikan tenaga extra plus membilas permukaan silinder maupun klep. Jadi setelah 1 bulan pemakaian, keadaan silinder dan klep pasti menjadi bersih dari kerak.
    Sedang setelah wai dilepas tapi tenaga masih terasa enteng, saya setuju dengan pemikiran mas Eddy, namun, secara teori, mestinya ada perbedaan yang cukup significant bila mesin running hanya dengan premium + oxygen (udara) dibanding-kan mesin running dengan premium + oxygen + steam (uap air).
    Apalagi kalau di tambah dengan 2H + O (hydroxy) pasti lebih mantap lagi🙂

  11. Mas setelah baca artikel anda, saya mao bertanya apakah wai pernah di coba pada mesin dengan teknologi sekarang yg sdh menggunakan ECU atau bisa tidak diaplikasikan untuk Toyota Avanza VVTi mana yang lebih baik wai atau hho untuk mobil tersebut, Ok thx.

  12. untuk mobil teknologi sekarang mendingan pake Wa-i karena mobil2 baru rata2 ada oxygen/air sensor yg bisa mengira HHO sebagai tambahan udara sehingga ECUnya menyemprotkan lebih banyak bensin sehingga efisiensi penghematan kurang maximal

  13. Sebenarnya Wa-i sangat bagus untuk mesin mesin lama mau pun yang baru.
    cara pasang pada mesin baru, injection port nya di posisikan setelah TB (bikin lubang di intake manifold nya) atau kalau tidak mau melubangi intake, pasang di TB saja juga tidak apa apa.
    Pemasangan port pada dua posisi diatas sudah bisa menyiasati sensor O2 yang ada pada mesin2 mobil baru.

  14. Benar-benar two thumbs buat mas go2alam atas ide briliantnya. sekalian numpang nanya nich mas. kalau mengunakan spuyer motor itu tepatnya yang nomor berapa ya (atau spuyer motor apa) krn ada banyak jenis2/ukuran spuyer. Terus kalau untuk mobil yang ber CC besar (mobil saya Carnival 2,500cc) itu bagusnya spuyer nomer berapa? mohon infonya mas. makasih

  15. Kang Alam, boleh minta nomor yg bisa dihubungi, saya mau pasang ke Opel Montera saya, tapi nggak ngerti. makasaih ya.

  16. mas alam,tanya neh,mobil cieoloku tahun 94,sering klitik klitik,mungkin knoking,itu apanya yg g beres,makasih

    • ini ngelitik nya terus terusan ato hanya pada saat mobil di gas/tarik ?
      cara paling gampang untuk identifikasi, premium nya di abisin dulu, ganti pake pertamax dan kalo perlu tambahkan cairan yg bisa dicampur dengan bensin sebagai pembersih trottle, surface valve dan saluran bahan bakar. coba jalan dengan kondisi tersebut apakah masih ngelitik ? kalo masih ngelitik, baru masuk ke maintenance tahap 2 hehehe

  17. MAS.. MO NANYA.. airnya pke air minum isi ulang itu bisa gak ya??…
    brapa besar y ukuran selangnya??”’
    makasiihh………. salam……

    • Sebaiknya pake air accu yang tawar atau air hasil kondensasi dari AC kamar kita, atau demin water🙂
      Volum jangan banyak” di sesuaikan kebutuhan mesin saja.

  18. Pak, mau tanya kl diaplikasikan buat mobil diesel (taft gt taon 94) bisa ga? soalnya kl pakai HHo harganya mahal dan menggunakan arus listrik yg lmyn besar. Makasih banyak pak.

  19. malam..
    sya firman.sya mau tanya, selonoid valve dengan ukuran tersebut harganya berpa? dan dimana carinya lebih muda?
    bila ada waktu,mohon diblas lewat nomor ini 081227149612
    terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s