Injector / Ejector pada STG

Injector pada sebuah steam turbine generator bisa di rupakan seperti sebuah pompa yang menggunakan ‘ venturi effect ‘ dari sebuah ‘ converging – diverging nozzle ‘ dengan tujuan meng-convert energi tekanan (pressure energy) dari sebuah ‘fluida yang bergerak’ menjadi sebuah energi percepatan (velocity energy) yang pada akhirnya akan menciptakan suatu area yang bertekanan rendah yang mampu menarik fluida pengisi untuk di mampatkan kembali kemudian di rubah lagi dari energi percepatan menjadi energi tekanan.
Fluida yang bergerak tersebut bisa sebuah uap air, cairan atau gas. Sedangkan zat yang masuk ke dalam nozzle penghisapan bisa sebuah gas, sebuah fluida, bubur/slurry atau debu gas (dast-laden gas stream).
Diagram damping melukiskan sebuah in/ejector yang sudah cukup modern. Ini menggambarkan sebuah ‘motive fluid nozzle & converging-diverging outlet nozzle’. Air, udara, uap air atau bentuk fluida lainya pada tekanan yang tinggi akan menimbulkan sebuah gaya gerak (motive force) pada inlet.Efek Venturi, bagian dari prinsip bernoulli tersebut teraplikasikan pada teknologi in/ejector ini. Fluida yang bertekanan tinggi dirubah menjadi energi percepatan (high velocity jet) pada leher converging-diverging nozzle yang mana hal ini akan menyebabkan terjadinya area bertekanan rendah pada daerah tersebut. Area bertekanan rendah tersebut kemudian menghisap fluida pada suction ke converging-diverging nozzle sehingga bercampur dengan motive fluid.

Kesimpulannya adalah, energi tekanan yang ada pada inlet motive fluid dirubah menjadi energi kinektik dalam bentuk percepatan pada leher converging-diverging nozzle, kemudian ter-expand di dalam divergent diffuser, energi kinetik ini di rubah kembali menjadi energi tekanan pada diffuser outlet (seperti aturan pada prinsip bernoulli).

Sebagai rancangan parameter, maka formula berikut sangat penting :

  • The compression ratio of the injector, P2 / P1, is defined as ratio of the injectors’s outlet pressure P2 to the inlet pressure of the suction fluid P1.
  • The entrainment ratio of the injector, Ws / Wv, is defined as the amount of motive fluid Ws (in kg/hr) required to entrain and compress a given amount Wv (in kg/hr) of suction fluid.
  • The compression ratio and the entrainment ratio are key parameters in designing an injector or ejector.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s